Saturday, September 25, 2010

Kisahku Pada Masa Taman Kanak - Kanak

Sama seperti ceritaku waktu masih Balita, tak begitu banyak hal yang ku ingat pada masa TK, hanya ada beberapa kebiasaan yang aku ingay. Aku mulai bersekolah Taman Kanak-Kanak sekitar tahun 1992 di TK Islam Al-Ikhlas.. Tempatnya dekat Rumahku yang pertama di Jln. Bhayangkara Gg. Merak Sukabumi. Pada saat kelas 0 Kecil yang ku ingat adalah aku paling tidak suka menggambar,hingga sekarangpun sama aku memang tidak berbakat menggambar rupanya, lalu aku pernah masuk TVRI Bandung pada kelas 0 Kecil ini..yang aku Ingat aku beserta rombongan TK pergi ke Bandung masuk jalan cibaduyut dimana waktu itu aku ingat ada patung sepasang sepatu sebelum memasuki Jalan Cibaduyut Bandung(hingga sekarangpun msh ada) memang Jln. Cibaduyut merupakan sentra Industri Sepatu di Bandung. Setelah tiba di Studio TVRI(Lupa studio brp) kami semua anak TK rekaman dan latihan di Studio...setelah latihan selesai kami semua didandani menggunakan baju koko muslim,kecuali saya beda sendiri karena saya mempunyai peran memimpin doa di acara anak-anak tersebut,saya didandani ala pak haji, pake sorban,sarung,kopiah haji,terus dikasih kumis tipis pula..ckckckck...setelah itu baru pertama kalinya saya masuk studio...banyak lampu2 alat2 kamera dll..Asyik masuk TV..pikirku hahaha...setelah itu kita semua mulai shooting...dan kami semua berdoa..tapi pas ditengah2 doa kami di cut...coz ada teman saya cewek yang nangis(hayo siapa tuh yang nangis,saya lupa..kalo baca nih ceritanya..ngaku sekarang kamu haha) setelah berulang2 di cut akhirnya tuntas juga shootingnya..setelah itu sorenya kita pulang ke sukabumi setelah sebelumnya para orangtua belanja sepatu cibaduyut..waktu aku ke TVRI aku ditemani sama nenekku atau ibuku ya..lupa...setelah itu minggu depannya kita sekeluarga nonton acara TVRI yang ada TK kita membacakan doa..Horee masuk TV hahaha(norak)... Kelas 0 BESAR seharusnya aku sudah masuk SD..umurku sudah 5 tahun 9 bulan..tapi aku masih senang bermain,akhirnya aku teruskan TK..di masa ini lumayan banyak yang ku ingat, aku sudah tamat IQRO sebelum masuk SD,dan aku sudah bisa membaca dan menulis di kelas 0 BESAR (terima kasih sebesar-besarnya buat Ibu Yuyun guru les kakakku yang juga mengajariku menulis dan membaca)skrg udah sakit2an beliau :(...kalau sehat inginku mengundang beliau ke wisuda sarjanaku nanti.. :) di kelas 0 besar ini aku sering ikut peragaan busana adat anak2 coz dulu saya ganteng dan lucu sih hahaha...sekarang sih....(ya nilai saja sendiri) hehe...di TK 0 besar ini aku sering jalan2 mulai ke sungapan jelajah alam, sampai ke dufan, taman mini, taman safari,dll.. Oh iya aku punya kebiasaan unik selama taman kanak-kanak ini dari 0 kecil sampai 0 besar, yaitu aku suka membaca koran, nonton berita malam TVRI(karena dimasa orba semua stasiun TV harus menyiarkan berita TVRI tiap jam 7 malam), lalu akupun tak mau tidur jika sebelum tidur tidak nonton Dunia Dalam Berita TVRI,sehingga saat TK dulu saya sudah hafal pemimpin Negara-Negara di Dunia diantaranya pada waktu itu Bill Clinton(USA),Saddam Hussain(Irak), Yasser Arafat(Palestina), Ratu Elizabeth(Inggris) .Konflik timur tengah dan adikuasa Amerika sudah saya ketahui saat itu.. Dan hingga sekarang kebiasaan membaca dan menonton berita masih melekat..cuma sekarang medianya sudah berbeda..dan sekarang jika nonton berita sering ngomel2 sendiri atau secara spontan komentar di Twitter mengenai berita yang saya tonton.. Selain kebiasaan menonton dan membaca tadi, sewaktu kecil saya sering mencuri buku kakak saya hehe...waktu itu kakak saya baru naik kelas 3 SD..buku pertama yang saya curi adalah ATLAS..awalnya saya tidak mengerti ini kumpulan gambar apa..setelah itu ayah saya menjelaskan pulau-pulau di Indonesia,setelah itu ATLAS menjadi milik saya..coz saya gak mau mengembalikan ATLAS itu ke kakak saya, setelah itu setiap pulang sekolah TK, saya selalu mempelajari ATLAS tersebut sendiri karena saya sangat tertarik sekali.. Sampai saya waktu masih TK sudah bisa membaca Peta, tahu letak wilayah di Indonesia,mulai Provinsi saya hafal semuanya 27 Provinsi beserta ibukotanya,beberapa danau, Laut, Selat, Bandara, Pelabuhan, Gunung, pokoknya yang ada dipeta deh..hingga letak wilayah negara2 di Dunia.. Setelah menguasai ATLAS Saya mencuri buku kakak saya lagi..kali ini buku RPUL(Rangkuman Pengetahuan Umum Lengkap) dan kembali saya pelajari sendiri tiap pulang sekolah TK..RPUL ini isinya hampir sama dengan Atlas.cuma lebih lengkap mencakup pengetahuan umum, walau gak semuanya saya hafal, tapi cukup menguasai lah..jadi tiap nonton berita jadi makin seru coz saya paham dari berita yang disiarkan... Begitulah Kisah Hidup saya sewaktu Taman Kanak-Kanak dan saya sadari bahwa pada waktu itu saya jarang sekali bermain dengan teman sebaya saya, karena sering dirumah mempelajari ATLAS, RPUL, dan membaca Koran,coz ayah saya berlangganan koran pada waktu itu... Terima Kasih Nantikan kisah saya berikutnya di masa SD. karena di masa SD ini banyak cerita-cerita yang menarik tentang kehidupan saya. Mulai dari saya ikut lomba, jadi pemimpin, Membolos sekolah, tabrakan motor hingga cinta pertama saya hehe....see u later...

Sunday, September 19, 2010

Kisahku Sewaktu Balita (Si Anak Kereta)

Selamat datang di Dunia :) aku tak ingat waktu aku dilahirkan bagaimana...Baiklah langsung saja kuceritakan hal yang paling ku ingat sejak kecil. - Naik Kereta : dimulai dari hal Inilah hal yang paling ku ingat waktu ku kecil. Sekitar umur 2 tahun aku diajak kedua orangtuaku ke Pasuruan, Jawa Timur. Hal yang kuingat saat itu adalah pada saat aku naik angkot dari terminal kebon kelapa(dulu terminal bis Bandung di kebon kelapa bukan di leuwi panjang seperti sekarang) lalu aku berhenti di Stasiun Bandung,aku ingat sekali waktu itu aku masuk dari pintu stasiun utara. Ayahku membeli tiket kereta Api Mutiara Selatan Jurusan Surabaya. Alangkah senangnya aku untuk pertama kalinya aku naik kereta api. Hal yang ku ingat selama di kereta api adalah pada saat naik kemudian selama diatas kereta api malam hari aku merasa tidak nyaman,dan aku menangis tiada henti(versi cerita kedua orangtuaku katanya tangisanku tak berhenti hingga menghebohkan 1 gerbong dan beberapa penumpang ada yang membantuku agar aku tidak terus menangis,disaat aku menangis itu ada penjual selimut menawarkan selimutnya kepada ayahku dan ayahku membelikannya untukku,setelah dibelikan selimut itu tangisanku berangsur-angsur reda(mungkin pembaca tidak percaya kalau hingga sekarang aku masih menyimpan selimut itu di lemari kamarku,walau warnanya sudah luntur,tipis dan ada beberapa bagian yang robek) setelah itu aku tak ingat apa-apa lagi, aku hanya ingat sesaat saat kereta berhenti di stasiun tugu Yogyakarta,aku tau itu karena kedua orangtuaku berkata sudah sampai jogja dan akupun hafal bentuk stasiun tugu waktu aku berhenti itu hingga sekarang,kemudian ibuku turun membeli roti dan setelah itu aku tak ingat lagi apa yang terdjadi(mungkin aku ketiduran). Aku lalu terbangun pagi-pagi ya matahari mulai terbit mungkin jam setengah 6 pagi,pemandangan di perjalanan kereta api sangat indah sekali, kata ayahku saat itu sudah memasuki madiun atau mojokerto gitu(kalo yang ini lupa aku hehe) aku melihat pohon kapuk berguguran dipagi hari diringi suara beradunya roda besi kereta dengan rel. Gujes2.. Hmmm setelah itu aku tak ingat lagi..SEKIAN (maaf menggantung ceritanya, emang cuma segitu yang aku ingat, maklum waktu umur 2 tahun hehe) Setelah itu hingga sekarang entah kenapa aku sangat menyukai kereta api. Aku senang jika melihat Rel..apalagi ada kereta api melintas diatasnya..dan Betapa senangnya aku jika aku naik kereta api,jujur aku masih suka senyum-senyum sendiri hingga sekarang tiap aku naik kereta api.padahal sering sekali aku naik kereta api. (Railfans Alert !!!).

Wednesday, September 01, 2010

Sejarah Konfrontasi Indonesia VS Malaysia

Konfrontasi Indonesia-Malaysia atau yang lebih dikenal sebagai Konfrontasi saja adalah sebuah perang mengenai masa depan Malaya, Brunei, Sabah dan Sarawak yang terjadi antara Federasi Malaysia dan Indonesia pada tahun 1962-1966.

Perang ini berawal dari keinginan Federasi Malaya lebih dikenali sebagai Persekutuan Tanah Melayu pada tahun 1961 untuk menggabungkan Brunei, Sabah dan Sarawak kedalam Federasi Malaysia yang tidak sesuai dengan perjanjian Manila Accord Wikisource-logo.svg oleh karena itu Keinginan tersebut ditentang oleh Presiden Soekarno yang menganggap pembentukan Federasi Malaysia yang sekarang dikenal sebagai Malaysia sebagai "boneka Inggris" merupakan kolonialisme dan imperialisme dalam bentuk baru serta dukungan terhadap berbagai gangguan keamanan dalam negeri dan pemberontakan di Indonesia.

Pelanggaran perjanjian internasional konsep THE MACAPAGAL PLAN antara lain melalui perjanjian Manila Accord Wikisource-logo.svg tanggal 31 Juli 1963, Manila Declaration Wikisource-logo.svg tanggal 3 Agustus 1963, Joint Statement Wikisource-logo.svg tanggal 5 Agustus 1963[4] mengenai dekolonialisasi Wikisource-logo.svg yang harus mengikut sertakan rakyat Sarawak dan Sabah yang status kedua wilayah tersebut sampai sekarang masih tercatat pada daftar Dewan Keamanan PBB.[5] sebagai wilayah Non-Self-Governing Territories

Latar Belakang
Pada 1961, Kalimantan dibagi menjadi empat administrasi. Kalimantan, sebuah provinsi di Indonesia, terletak di selatan Kalimantan. Di utara adalah Kerajaan Brunei dan dua koloni Inggris; Sarawak dan Borneo Utara, kemudian dinamakan Sabah. Sebagai bagian dari penarikannya dari koloninya di Asia Tenggara, Inggris mencoba menggabungkan koloninya di Kalimantan dengan Semenanjung Malaya, Federasi Malaya dengan membentuk Federasi Malaysia.

Rencana ini ditentang oleh Pemerintahan Indonesia; Presiden Soekarno berpendapat bahwa Malaysia hanya sebuah boneka Inggris, dan konsolidasi Malaysia hanya akan menambah kontrol Inggris di kawasan ini, sehingga mengancam kemerdekaan Indonesia. Filipina juga membuat klaim atas Sabah, dengan alasan daerah itu memiliki hubungan sejarah dengan Filipina melalui Kesultanan Sulu.

Di Brunei, Tentara Nasional Kalimantan Utara (TNKU) memberontak pada 8 Desember 1962. Mereka mencoba menangkap Sultan Brunei, ladang minyak dan sandera orang Eropa. Sultan lolos dan meminta pertolongan Inggris. Dia menerima pasukan Inggris dan Gurkha dari Singapura. Pada 16 Desember, Komando Timur Jauh Inggris (British Far Eastern Command) mengklaim bahwa seluruh pusat pemberontakan utama telah diatasi, dan pada 17 April 1963, pemimpin pemberontakan ditangkap dan pemberontakan berakhir.

Filipina dan Indonesia resminya setuju untuk menerima pembentukan Federasi Malaysia apabila mayoritas di daerah yang hendak dilakukan dekolonial memilihnya dalam sebuah referendum yang diorganisasi oleh PBB. Tetapi, pada 16 September, sebelum hasil dari pemilihan dilaporkan. Malaysia melihat pembentukan federasi ini sebagai masalah dalam negeri, tanpa tempat untuk turut campur orang luar, tetapi pemimpin Indonesia melihat hal ini sebagai perjanjian Manila Accord Wikisource-logo.svg yang dilanggar dan sebagai bukti kolonialisme dan imperialisme Inggris.
“ Sejak demonstrasi anti-Indonesia di Kuala Lumpur, ketika para demonstran menyerbu gedung KBRI, merobek-robek foto Soekarno, membawa lambang negara Garuda Pancasila ke hadapan Tunku Abdul Rahman—Perdana Menteri Malaysia saat itu—dan memaksanya untuk menginjak Garuda[6], amarah Soekarno terhadap Malaysia pun meledak. ”

Demonstrasi anti-Indonesia di Kuala Lumpur yang berlangsung tanggal 17 September 1963, berlaku ketika para demonstran yang sedang memuncak marah terhadap Presiden Sukarno yang melancarkan konfrontasi terhadap Malaysia[7]an juga kerana serangan pasukan militer tidak resmi Indonesia terhadap Malaysia. Ini berikutan pengumuman Menteri Luar Negeri Indonesia Soebandrio bahwa Indonesia mengambil sikap bermusuhan terhadap Malaysia pada 20 Januari 1963. Selain itu pencerobohan sukarelawan Indonesia (sepertinya pasukan militer tidak resmi) mulai memasuki Sarawak dan Sabah untuk menyebar propaganda dan melaksanakan penyerangan dan sabotase pada 12 April berikutnya.

Soekarno yang murka karena hal itu mengutuk tindakan demonstrasi anti-Indonesian yang menginjak-injak lambang negara Indonesia[8] dan ingin melakukan balas dendam dengan melancarkan gerakan yang terkenal dengan nama Ganyang Malaysia. Soekarno memproklamirkan gerakan Ganyang Malaysia melalui pidato beliau yang amat bersejarah, berikut ini:

Kalau kita lapar itu biasa
Kalau kita malu itu juga biasa
Namun kalau kita lapar atau malu itu karena Malaysia, kurang ajar!

Kerahkan pasukan ke Kalimantan hajar cecunguk Malayan itu!
Pukul dan sikat jangan sampai tanah dan udara kita diinjak-injak oleh Malaysian keparat itu

Doakan aku, aku kan berangkat ke medan juang sebagai patriot Bangsa, sebagai martir Bangsa dan sebagai peluru Bangsa yang tak mau diinjak-injak harga dirinya.

Serukan serukan keseluruh pelosok negeri bahwa kita akan bersatu untuk melawan kehinaan ini kita akan membalas perlakuan ini dan kita tunjukkan bahwa kita masih memiliki Gigi yang kuat dan kita juga masih memiliki martabat.

Yoo...ayoo... kita... Ganjang...
Ganjang... Malaysia
Ganjang... Malaysia
Bulatkan tekad
Semangat kita badja
Peluru kita banjak
Njawa kita banjak
Bila perlu satoe-satoe!

Soekarno.


Perang

Pada 20 Januari 1963, Menteri Luar Negeri Indonesia Soebandrio mengumumkan bahwa Indonesia mengambil sikap bermusuhan terhadap Malaysia. Pada 12 April, sukarelawan Indonesia (sepertinya pasukan militer tidak resmi) mulai memasuki Sarawak dan Sabah untuk menyebar propaganda dan melaksanakan penyerangan dan sabotase. Tanggal 3 Mei 1963 di sebuah rapat raksasa yang digelar di Jakarta, Presiden Sukarno mengumumkan perintah Dwi Komando Rakyat (Dwikora) yang isinya:

* Pertinggi ketahanan revolusi Indonesia
* Bantu perjuangan revolusioner rakyat Malaya, Singapura, Sarawak dan Sabah, untuk menghancurkan Malaysia

Pada 27 Juli, Sukarno mengumumkan bahwa dia akan meng-"ganyang Malaysia". Pada 16 Agustus, pasukan dari Rejimen Askar Melayu DiRaja berhadapan dengan lima puluh gerilyawan Indonesia.

Meskipun Filipina tidak turut serta dalam perang, mereka memutuskan hubungan diplomatik dengan Malaysia.

Federasi Malaysia resmi dibentuk pada 16 September 1963. Brunei menolak bergabung dan Singapura keluar di kemudian hari.

Ketegangan berkembang di kedua belah pihak Selat Malaka. Dua hari kemudian para kerusuhan membakar kedutaan Britania di Jakarta. Beberapa ratus perusuh merebut kedutaan Singapura di Jakarta dan juga rumah diplomat Singapura. Di Malaysia, agen Indonesia ditangkap dan massa menyerang kedutaan Indonesia di Kuala Lumpur.

Di sepanjang perbatasan di Kalimantan, terjadi peperangan perbatasan; pasukan Indonesia dan pasukan tak resminya mencoba menduduki Sarawak dan Sabah, dengan tanpa hasil.
komando aksi sukarelawan

Pada 1964 pasukan Indonesia mulai menyerang wilayah di Semenanjung Malaya. Di bulan Mei dibentuk Komando Siaga yang bertugas untuk mengkoordinir kegiatan perang terhadap Malaysia (Operasi Dwikora). Komando ini kemudian berubah menjadi Komando Mandala Siaga (Kolaga). Kolaga dipimpin oleh Laksdya Udara Omar Dani sebagai Pangkolaga. Kolaga sendiri terdiri dari tiga Komando, yaitu Komando Tempur Satu (Kopurtu) berkedudukan di Sumatera yang terdiri dari 12 Batalyon TNI-AD, termasuk tiga Batalyon Para dan satu batalyon KKO. Komando ini sasaran operasinya Semenanjung Malaya dan dipimpin oleh Brigjen Kemal Idris sebaga Pangkopur-I. Komando Tempur Dua (Kopurda) berkedudukan di Bengkayang, Kalimantan Barat dan terdiri dari 13 Batalyon yang berasal dari unsur KKO, AURI, dan RPKAD. Komando ini dipimpin Brigjen Soepardjo sebagai Pangkopur-II. Komando ketiga adalah Komando Armada Siaga yang terdiri dari unsur TNI-AL dan juga KKO. Komando ini dilengkapi dengan Brigade Pendarat dan beroperasi di perbatasan Riau dan Kalimantan Timur.

Di bulan Agustus, enam belas agen bersenjata Indonesia ditangkap di Johor. Aktivitas Angkatan Bersenjata Indonesia di perbatasan juga meningkat. Tentera Laut DiRaja Malaysia mengerahkan pasukannya untuk mempertahankan Malaysia. Tentera Malaysia hanya sedikit saja yang diturunkan dan harus bergantung pada pos perbatasan dan pengawasan unit komando. Misi utama mereka adalah untuk mencegah masuknya pasukan Indonesia ke Malaysia. Sebagian besar pihak yang terlibat konflik senjata dengan Indonesia adalah Inggris dan Australia, terutama pasukan khusus mereka yaitu Special Air Service(SAS). Tercatat sekitar 200 pasukan khusus Indonesia (Kopassus) tewas dan 2000 pasukan khusus Inggris/Australia (SAS) juga tewas setelah bertempur di belantara kalimantan (Majalah Angkasa Edisi 2006).

Pada 17 Agustus pasukan terjun payung mendarat di pantai barat daya Johor dan mencoba membentuk pasukan gerilya. Pada 2 September 1964 pasukan terjun payung didaratkan di Labis, Johor. Pada 29 Oktober, 52 tentara mendarat di Pontian di perbatasan Johor-Malaka dan membunuh pasukan Resimen Askar Melayu DiRaja dan Selandia Baru dan menumpas juga Pasukan Gerak Umum Kepolisian Kerajaan Malaysia di Batu 20, Muar, Johor.

Ketika PBB menerima Malaysia sebagai anggota tidak tetap. Sukarno menarik Indonesia dari PBB pada tanggal 20 Januari 1965 dan mencoba membentuk Konferensi Kekuatan Baru (Conference of New Emerging Forces, Conefo) sebagai alternatif.

Sebagai tandingan Olimpiade, Soekarno bahkan menyelenggarakan GANEFO (Games of the New Emerging Forces) yang diselenggarakan di Senayan, Jakarta pada 10-22 November 1963. Pesta olahraga ini diikuti oleh 2.250 atlet dari 48 negara di Asia, Afrika, Eropa dan Amerika Selatan, serta diliput sekitar 500 wartawan asing.

Pada Januari 1965, Australia setuju untuk mengirimkan pasukan ke Kalimantan setelah menerima banyak permintaan dari Malaysia. Pasukan Australia menurunkan 3 Resimen Kerajaan Australia dan Resimen Australian Special Air Service. Ada sekitar empat belas ribu pasukan Inggris dan Persemakmuran di Australia pada saat itu. Secara resmi, pasukan Inggris dan Australia tidak dapat mengikuti penyerang melalu perbatasan Indonesia. Tetapi, unit seperti Special Air Service, baik Inggris maupun Australia, masuk secara rahasia (lihat Operasi Claret). Australia mengakui penerobosan ini pada 1996.

Pada pertengahan 1965, Indonesia mulai menggunakan pasukan resminya. Pada 28 Juni, mereka menyeberangi perbatasan masuk ke timur Pulau Sebatik dekat Tawau, Sabah dan berhadapan dengan Resimen Askar Melayu Di Raja dan Kepolisian North Borneo Armed Constabulary.

Pada 1 Juli 1965, militer Indonesia yang berkekuatan kurang lebih 5000 orang melabrak pangkalan Angkatan Laut Malaysia di Semporna. Serangan dan pengepungan terus dilakukan hingga 8 September namun gagal. Pasukan Indonesia mundur dan tidak penah menginjakkan kaki lagi di bumi Malaysia. Peristiwa ini dikenal dengan "Pengepungan 68 Hari" oleh warga Malaysia.

Akhir konfrontasi
Menjelang akhir 1965, Jendral Soeharto memegang kekuasaan di Indonesia setelah berlangsungnya G30S/PKI. Oleh karena konflik domestik ini, keinginan Indonesia untuk meneruskan perang dengan Malaysia menjadi berkurang dan peperangan pun mereda.

Pada 28 Mei 1966 di sebuah konferensi di Bangkok, Kerajaan Malaysia dan pemerintah Indonesia mengumumkan penyelesaian konflik. Kekerasan berakhir bulan Juni, dan perjanjian perdamaian ditandatangani pada 11 Agustus dan diresmikan dua hari kemudian.

Rekaman Pidato Bung Karno Ganyang Malaysia : http://www52.indowebster.com/67d1dcfe28f601bd5bfcaac1b7a52b99.mp3

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Konfrontasi_Indonesia-Malaysia

Sunday, August 22, 2010

Kisah Gadis Bengkalis Dua Jam Mati Suri Diperlihatkan Berbagai Kejadian di Akhirat

Sempat dinyatakan meninggal dunia, Aslina alias Iin (23) ternyata mengalami mati suri selama dua jam dan koma dua hari dua malam. Mahasiswi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Bengkalis itu mengaku selama matisuri, ia diperlihatkan berbagai kejadian alam barzah dan akhirat, serta beberapa kejadian yang menyangkut amal dan perbuatan manusia selama di dunia.

Menurut penuturan Iin yang didampingi pamannya, Rustam Effendi, sejak tiga tahun lalu ia menderita penyakit kelenjar gondok alias hiper teroid. Karena penyakitnya itu, Pada 25 Agustus silam, gadis ini ditemani Rustam Effendi berobat ke rumah sakit Mahkota Medical Center (MMC) Malaka. Setelah menjalani pemeriksaan kesehatan, dokter mengatakan operasi baru bisa dilakukan setelah tiga bulan, karena waktu itu tekanan darah tinggi. Namun pada Sabtu (26/8) tengah lama, kondisi anak sulung tiga bersaudara ini kritis, koma. Sang paman sempat memandunya membaca dua kalimat syahadat dan kalimat toyibah (Lailahailallah) sebanyak dua kali. Waktu ajal menjemput, tutur sang paman, Aslina sempat melafazkan kalimat toyibah dan syahadat. Secara perlahan-lahan gadis yang bekerja sebagai honorer di Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Bengkalis ini tak bernafas. Tepat pukul 02.00 waktu Malaysia, indikator monitor denyut jantung terlihat kosong atau berupa garis lurus. Tak pelak situasi ini membuat Rustam sedih, kemudian beberapa dokter MMC Malaka terlihat sibuk memeriksa dan mengecek kondisi Aslina. Waktu itu dia sempat menghubungi keluarnya di Bengkalis untuk memberitahu kondisi terakhir Aslina. Untungnya setelah dua jam ditangani dokter, monitor terlihat kembali bergerak yang menandakan denyut jantung gadis yatim ini berdenyut lagi. Untuk perawatan lebih lanjut, Aslina dimasukan ke ruang ICU dan baru dua hari dua malam kemudian ia dinyatakan melewati masa kritisnya.

Bertemu Sang Ayah

Menurut pengakuan Aslina, dia melihat ketika nyawanya dicabut oleh malaikat. Waktu itu, nyawanya dicabut dari kaki kanan oleh malaikat. "Rasanya sangat sakit, kulit seperti disayat, dibakar dengan minyak," tuturnya. Setelah roh berpisah dengan jasad, dia menyaksikan orang-orang yang masih hidup dan jasadnya terbaring di tempat tidur. Kemudian dibawa dua malaikat menuju ke suatu tempat. Aslina mempunyai keinginan untuk bertemu dengan ayahnya yang sudah lama meninggal, bernama Hasan Basri. "Wahai ayahku bisakah aku bertemu denganmu. Aku sangat rindu, oh ayah," ucapnya. Memang di tempat itu Aslina bertemu dengan sosok pria muda berusia 17 tahun dengan wajah bersinar dan berseri-seri. Melihat sosok pria muda tersebut, Aslina tetap ngotot ingin bertemu dengan sang ayah. Kemudian, kedua malaikat memperkenalkan bahwa pria muda tersebut adalah ayahnya. Tentunya dia tidak menyangka karena waktu meninggal dunia, ayahnya berusia 55 tahun. Kemudian sang ayah bertanya kepada Aslina, maksud kedatangannya. Dia menjawab kedatangannya semata-mata memenuhi panggilan Allah SWT. Sang ayah menyuruh Aslina tetap pulang untuk menjaga adik-adiknya di dunia. Namun Aslina menjawab bahwa dirinya ke sini, memenuhi panggilan Allah. Waktu itu juga, dia menyebut rukun Islam satu persatu.

Setelah berdialog dengan ayahnya, dua malaikat tadi membawa Aslina ke suatu tempat yang dipenuhi wanita memakai baju rapi dan berjilbab. Di situ, dia disalami dan dicium pipi kanan-kiri oleh wanita-wanita Muslimah tersebut. Tidak hanya itu, Aslina juga bertemu dengan 1.000 malaikat dengan wajah berseri dan seluruhnya sama. Di tempat itu, Aslina duduk di kursi yang sangat empuk. Bila di dunia empuk kursi tersebut seakan dilapisi delapan busa. Ketika duduk, tiba-tiba sosok wanita berseri mirip dengan dirinya menghampiri. Dia bertanya kepada sosok wanita tersebut. "Saya adalah roh dan amal ibadah mu selama di dunia," kata wanita tersebut.

Kemudian Aslina ditemani amalnya (sosok wanita, red) dan dua malaikat menyaksikan beberapa kejadian di akhirat. Di antaranya, ada seorang pria berpakaian compang-camping, badannya bernanah dan bau busuk. Tangan dan kaki dirantai sementara di atasnya memikul besi seberat 500 ton. Melihat kejadian itu, Aslina bertanya kepada amalnya. Rupanya pria tersebut semasa hidupnya suka membunuh dan menyantet (teluh) orang. Kejadian selanjutnya yang ia lihat, seorang yang disebat dengan rotan panjang sehingga kulit dan dagingnya mengelupas dari badan. Ternyata orang tersebut selama hidup tak pernah sholat bahkan menjelang ajal menjemput pun tak pernah menyebut sahadat.

Aslina juga melihat, dua pria saling membunuh dengan kapak. Menurut keterangan amalnya, rupanya orang tersebut suka menodong dan memeras orang lain. Kemudian gambaran, seorang ustat yang dihantam dengan lahar panas yang mendidih. Kembali Aslina bertanya. Ustad tersebut selama hidup suka berzina dengan istri orang lain. Kejadian berikutnya, seorang ditusuk dengan pisau sebanyak 80 kali. Ini menunjukan orang tersebut suka membunuh dan tidak pernah dipertanggungjawabkan selama di dunia. Kejadian terakhir, seorang ibu tua dihempaskan berkali-kali ke lantai. Di lantai tersebut terdapat pisau tegak dan dia tersungkur lalu mengenai tubuhnya, hingga mati. Gambaran tersebut menunjukan, selama hidupnya wanita tersebut merupakan anak durhaka, yang tidak mengakui ibunya yang pikun. Bahkan dia malu kepada orang lain.

Menurut Aslina, setelah dirinya diperlihatkan dengan kejadian dan gambaran manusia, ia kemudian dibawa melewati malam yang sangat gelap gulita. Saking gelapnya, dia tidak bisa melihat amalnya dan dua malaikat yang mendampingi. Ketika kakinya berjalan tiga langkah, terdengar suara orang berzikir. Kemudian sang amal menyuruhnya untuk cepat menangkap suara tersebut. Tapi Aslina tidak bisa menangkap. Tiba-tiba waktu itu, lehernya dikalungi seutas rantai. Setelah dipegang ternyata rantai tersebut berupa tasbih sebanyak 99 butir.

Terdengar suara yang memerintahkan Aslina untuk berzikir selama dalam perjalanan. Dia berjalan lagi sepanjang tujuh langkah, namun waktunya sama dengan 10 jam waktu di dunia. Ketika sampai pada langkah ke tujuh, dia melihat wadah menyerupai tapak sirih berisi cahaya yang terpancar melalui lobang-lobangnya. Berkat cahaya tapak sirih tersebut, dia bisa melihat dan membaca tulisan Arab, berbunyi 'Husnul Khotimah'. Di belakang tulisan itu terlihat gambar Ka'bah. Ketika melihat tulisan dan gambar Ka'bah seketika, dia dan amalnya tersenyum seraya mengucapkan Alhamdulillah. Aslina mendekati cahaya itu dan mengambilnya, kemudian disapukan ke mukanya. Ketika malam yang gelap gulita itu menjadi terang benderang.


Nabi Muhammad

Setelah berjalan sekian jauh, dia mendengarkan suara azan yang suaranya tidak seperti di Indonesia, namun bernada Mekkah. Kepada amalnya, dia meminta waktu untuk menunaikan sholat. Setelah mengerjakan sholat, roh Aslina hijrah ke tempat lain dengan perjalanan 40 hari. Tempat yang dituju kali ini adalah Masjid Nabawi di Madinah. Di masjid itu dia menyaksikan makam Nabi Muhammad dan sahabatnya. Di makam Nabi ada pintu bercahaya, terlihat sosok Nabi Muhammad sedang memberi makan fakir miskin. Tidak hanya itu di Masjid Nabawi, dia kembali diperlihatkan kejadian menakjubkan. Tiba-tiba cahaya 'Husnul Hotimah' yang ada di tangannya lepas, kemudian mengeluarkan api yang menerangi seluruh ruangan sehingga makam Nabi terlihat jelas. Waktu itu dari balik makam Nabi, dia melihat sosok manusia, berwajah ganteng menyerupai malaikat, kulit langsat, mata sayu, pandangan luas terbentang dan tajam. "Raut muka seperti orang Asia (oval, red) namun tidak kelihatan kepalanya. Tapi saya yakin sosok manusia tersebut adalah Nabi Muhammad," katanya.

Melihat peristiwa itu, lantas Aslina bertanya kepada malaikat dan amalnya. "Kenapa cahaya tersebut menerangi Nabi Muhammad, sehingga saya bisa melihat. Dan kenapa wajah Nabi bercahaya?" Dijawab bahwa Anda adalah orang yang mendapat syafaat dan hidayah dari Allah. Mengenai wajah nabi yang bercahaya, karena selama mengembangkan agama Islam selalu mendapat tantangan. Perjalanan tidak di situ saja, Aslina dan pengawalnya berbalik arah untuk pulang. Rupanya ketika dalam perjalanan pulang dia kembali menyaksikan, jutaan umat manusia sedang disiksa dan menderita di sebuah lapangan. Orang-orang tersebut meronta dan berdoa minta agar kiamat dipercepat. Karena sudah tak tahan lagi dengan siksaan. Mereka mengaku menyesal dan minta dihidupkan kembali agar bisa bertaubat. "Jarak Aslina dengan mereka hanya lima meter, namun tak bisa memberikan pertolongan," ujarnya.

Selama melihat kejadian itu, Aslina membaca Al Quran 30 juz, Hafis (hafal) dan khatam tiga kali. Kemudian membaca surat Yasin sebanyak 1000 kali dan shalawat kepada seluruh nabi (Adam sampai Muhammad). Aslina berlari sepanjang Arab Saudi atau sepanjang Sabang sampai Marauke seraya menangis melihat kejadian tersebut. Aslina juga ingin diperlihatkan apa yang terjadi pada dirinya dikemudian hari. Namun sebelumnya dia diminta oleh malaikat untuk berzikir. Lamanya zikir yang dilakukan Aslina selama dua abad dan dua pertukaran zaman. Hal ini ditandai dengan 1 Syawal yang jatuh pada tanggal 31 Desember. Selesai berzikir, Aslina mendengar suara yang seperti ditujukan kepadanya. "Sadarlah wahai umat-Ku, kau sudah Ku matikan. Sampaikan kepada umat-Ku, apa yang Ku perlihatkan. Sampaikan kepada umat-Ku, umat-Ku, Umat-ku."

Kejadian Aneh

Usai pengambilan gambar dan wawancara, terdapat kejadian aneh di gedung SJTV Bengkalis. Saat itu, Aslina sudah keluar dari ruangan menuju gedung Radio Pemda yang berjarak 25 meter. Ketika krew SJTV hendak mematikan monitor, ternyata tak bisa dimatikan. Namun anehnya muncul sosok bayangan putih bertubuh tegap dengan rambut terurai hingga ke pusar dan kepalanya bertanduk. Tentunya hal ini membuat para krew dan orang-orang yang menyaksikan heran, lantas momen ini diabadikan pengunjung dan krew SJTV. Setelah Aslina keluar dari ruangan Radio Pemda, ditanyakan apakah sosok tersebut. Dia menjawab bahwa sosok tersebut merupakan jin. Menutup pengalaman ghaib anak penakik getah itu, sang Paman Rustam Effendi kepada wartawan menyebutkan, selama ini Aslina merupakan sosok yang pendiam dan kurang percaya diri (PD). Namun setelah kejadian ini banyak hal-hal yang berubah, mulai dari penampilan hingga tingkah laku. Bahkan dari warna kulitnya saat ini lebih bersih dan berseri. Mengenai amalannya, "Selama ini dia memang rajin mengerjakan shalat tahajud dan membaca Al Quran setiap hari," kata sang paman menutup kisah tersebut. ***

Saturday, August 21, 2010

Blackberry for Style or Blackberry for Needs

Gregetan saya kalau inget cerita ini..hehe gregetannya dimana ya?

Teman-teman pasti taulah Blackberry yang lagi ngetrend dan mempunyai fitur-fitur yang luar biasa canggihnya, ini ada sedikit kisah tentang fenomena Blackberry..cekicrot...:D

Beberapa waktu lalu ada seorang teman lama yang meminta pendapat kepada saya via fb chat.

“Cup.. HP yang bagus buat Facebookan apa ya? Biar bisa update terus”

(berfikir sejenak,sebenarnya agak lama hehe) terus ku jawab “Blackberry Keren tuh” terus dia bilang “makasih ya”

Beberapa waktu kemudian ketemu dia dijalan.. dan dia menyapa saya sambil memasang muka datar

“Cup..gw kecewa nih sama BB”

“lah emang kenapa?”

“Masa gak bisa denger radio.. katanya canggih.. kalah sama HP gw yang dulu”

GUBRAK...!!!!

Lah kenapa gak beli Hp yang sesuai kebutuhan?, ternyata dia suka dengerin radio dari Hpnya yang jadul(Nokia tipe apaan gitu lupa) mungkin dia belinya ngasal juga yang penting gaya dan bisa update terus. Saya liat sekilas sih dia pake BB type Curve ga tau seri brp. Kalau menurut saya HP 500ribuan aja udah ada yang bisa FB-an sekaligus bisa dengerin radio. Ga usah mahal-mahal beli BB kalau belum sesuai dengan kebutuhan...

Ada lagi nih cerita lain, suatu ketika bertemu teman di warnet.. kebetulan saya udah selesai ngenet duluan terus mampir dulu dah ke komputer client si temen saya itu, terus dia mengeluh, “ haduh lemot banget nih.. masa download file 400kb aja lama”

Gak lama kemudian teleponnya berdering...WOW ternyata dia pake BB... keliatannya tipe BB-nya Bold..ckckck.. Padahal kan BB jagonya ber-email ria....GUBRAK lagi dah... dan akhirnya saya kasih tau dah caranya(walau saya sendiri gak punya BB) kalaupun tau caranya itu juga karena pernah minjem BB temen atau saudara....

Tapi miris juga saya ngeliatnya...biaya ngenet di warnet sama buka e-mail di BB murahan di BB donk..kalau Cuma download 400kb doank mah..

Saya sendiri sebetulnya beberapa waktu lalu mau beli Blackberry. Setelah menimang2 kebutuhan dan cost berlangganan BB akhirnya sayapun membeli Smartphone lain.. bukan BB. Pertimbangannya kebutuhan saya lebih besar untuk browsing2 setiap saat.. melihat tarif blackberry full service perbulannya yang lumayan mahal menurut kantong saya sebagai mahasiswa yang masih minta2 sama ortu. Selain itu dengan smartphone yang saya miliki sekarang juga gak kalah dari BB. Masih bisa FB,Twitter,Chat,Browsing,GPS, Music, pushmail,radio & video streming,VoIP, Wi-Fi dikampus atau kostan. Ga kalah kan sama BB hehe(sombong) Walaupun saya dibilang gak gaul gara-gara gak punya BB haha...

Jadi menurut hemat saya sih belilah gadget sesuai kebutuhan dan fungsinya...Untuk penggemar Multimedia cocok pilih iPhone. Pebisnis/kantoran yg membutuhkan fitur office cocok pake BB.. Buat yang suka coding bisa pilih Android.. yg suka telp sms aja pilih HP monokrom aja hehe...(bah suka-suka gw lah yang penting gw gaya.. lagian pabrik BB gak protes kalo gw cuma pake BB buat telp & sms aja)


Monday, February 22, 2010

Hilangnya Idealisme

Seorang pengacara top mempunyai seorang anak yang ingin mengikuti jejaknya menjadi pengacara. Seringkali sang anak ikut mondar mandir dengan ayahnya untuk belajar bagaimana sang ayah bekerja sebagai pengacara.

Akhirnya setelah lulus dari kuliah hukum dan mendapat lisensi, anaknya ikut bekerja di firma hukum milik sang ayah.

Di hari pertama bekerja, sejak pagi hingga sore anak tersebut bekerja keras membaca file dan berkas perkara. Berbagai buku referensi dilahapnya hari itu juga.

Setelah jam kerja berakhir, dengan bangga anak itu datang ke ayahnya, memberi laporan.
"Ayah, ingat kan kasus Pak Budi yang kata ayah sulit untuk diatasi dan butuh waktu bertahun tahun untuk menyelesaikannya. Saya bisa menyelesaikannya hanya dalam satu hari, dan mereka akan berhemat banyak. Padahal kasus ini kan sudah 5 tahun tidak beres-beres?"

Sang ayah menghela nafas dalam.
"Hmm. Anakku, kamu tahu kan bahwa kita dibayar sesuai dengan jam kerja dan sulitnya masalah? Jadi sangat penting untuk menunjukkan pada klien bahwa setiap masalah sulit diatasi dan butuh waktu bertahun-tahun.
Itu sumber penghasilan kita."
(ide terinpirasi dari Aha jokes)

Hikmah
Anak muda penuh idealisme, hanya saja idealisme sering tergerus oleh kegelimangan harta, sifat opportunistik dan keinginan mendapat uang dengan menghalalkan segala cara.

Sang anak masih idealis sehingga berusaha menyelesaikan kasus secepatcepatnya, sedangkan sang ayah sudah oportunistik sehingga berusaha mencari keuntungan dari kaus sebesarbesarnya

Saat ini industri juga tidak ideal seperti dulu.
Dulu pabrik akan bangga kalau mobilnya bisa bertahan lama, karenanya dibuat dengan bahan sebaik mungkin.
Kini pabrik sudah merancang berapa tahun mobil tersebut akan rusak.

Buat orang tua, ingatlah masa muda ketika idealisme kita masih tinggi.
Jaga selalu idealisme masa muda kita.
Buat anak muda, kembangkan idelisme Anda.
Buat anak muda yang tidak idealis dan masih nyontek dan belajar malas-malasan, hmmm kalau yang muda idealis saja tuanya bisa rusak, bagaimana kalau masih muda sudah tidak idealis....ayo kembali ke rel.

Bangsa ini akan maju jika semua orang tetap menjaga idealisme positif dengan komitmen.

Friday, January 22, 2010

Pelaksanaan JARDIKNAS yang belum begitu efektif

Berikut ini Pertanyaan & pernyataan tentang Jardiknas sangat kritis tapi relevan, seperti:

* Apa manfaat jardiknas untuk bangsa Indonesia?
* Apa impact yang dirasakan oleh siswa? Guru? Lingkungan sekitar sekolah?
* Dengan uang sekian banyak apakah tidak mubazir?
* Tunjukan bahwa uang tersebut tidak mubazir?


Membaca-baca laporan yang ditulis oleh Diknas & Pustekom …. amat sangat bernuansa infrastruktur, seperti:

* Uang yang ada sudah menyambungkan sekian sekolah.
* Sebagian besar uang dibelanjakan untuk membeli Bandwidth.




Tampaknya Diknas & Pustekom melupakan objektif/tujuan sebuah kegiatan pendukung pendidikan yang harusnya dinilai dari hal-hal yang sifatnya abstrak, misalnya,

1. Apakah murid bertambah pandai?
2. Berapa orang guru yang menjadi berserifikasi?
3. Apakah kurikulum menjadi lebih baik? Bagaimana 'lebih' baiknya?


Saran Untuk Program Jardiknas
Diknas & Pustekom untuk dapat secara lebih serius mengerjakan pekerjaan rumah-nya agar lebih tajam & lebih fokus program yang dibuatnya untuk kepentingan rakyat Indonesia.

Redefinisi Tujuan / Objektif

* Pustekom Perlu mendefinisikan ulang & secara jelas tujuan / objektifnya. Ini merupakan kunci utama,
* Apa kriteria sukses yang ingin dicapai? Misalnya, Murid menjadi melek IT. Murid bisa berkarja di Internet. Guru yang sanggup menulis materi ajar di Blog?
* Berapa besar skala yang ingin di capai? Misalnya, berapa jumlah murid melek IT? Jumlah guru yang berkiprah di Internet? Jumlah sekolah yang punya Lab. IT off line?


Analisa Data, Kondisi & Situasi
Kondisi / pemetaan lapangan menjadi sangat penting untuk pengambilan keputusan yang benar. Dibutuhkan data yang detail (akan lebih baik berbentuk GIS), seperti:

* Data guru yang melek IT & kemampuannya, per lokasi, per kecamatan, per sekolah.
* Data murid yang melek IT & kemampuannya, per lokasi, per kecamatan, per sekolah.
* Data sekolah, per lokasi, kesiapan listrik, kesiapan ruang, kesiapan komputer.
* Data lingkungan sekitar, per lokasi, misalnya akses Internet yang ada, komunitas IT dll.


Turunkan Rencana Strategis
Setelah objektif & data lapangan lengkap. Kita baru dapat menurunkan rencana strategis, misalnya:

* Rencana strategis di bidang kurikulum – karena semua program ini harus nantinya di integrasikan dengan kurikulum pengajaran.
* Rencana strategis di bidang pengajaran – teknik penyampaian materi ajar pasti akan berbeda antara teknik konvensional dengan teknik berbasis IT.
* Rencana strategis di bidang materi ajar – kalau mengandalkan PUSKUR atau PUSBUK yang hanya segelintir orang pasti akan keteteran. Kita perlu membuat rencana strategis yang melibatkan semua relawan pendidikan, semua stakeholer dll.
* Rencana strategis di bidang SDM – guru, teknisi lab, teknisi jaringan, tenaga pustakawan, tenaga administrasi sekolah dll.
* Rencana strategis kemitraan – banyak lembaga & inisiatif di Indonesia yang concern terhadap IT dan SDM yang dapat dimanfaatkan, seperti USO, DetikNas, IT Flagship dll.
* Rencana strategis di bidang jaringan – Peta jaringan, estimasi traffik dengan berbagai skenario penggunaan, konfigurasi jaringan yang cocok dengan berbagai kondisi lapangan. Kemungkinan kita harus mempunya beberapa konfigurasi jaringan karena Indonesia sangat luas.
* Rencana strategis di sistem pendukung IT – seperti Distro Linux yang akan digunakan, Lokasi Server, dukungan training SDM, mailing list, pelibatan komunitas.

Turunkan Rencana Taktis

* Detail kurikulum, materi ajar, pengembangan SDM yang dibutuhkan.
* Detail alternatif konfigurasi jaringan.
* Berbagai alternatif pendanaan dan detail budget.

Referensi : http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Sejarah_Internet_Indonesia:analisa_strategi_IT_Indonesia

Friday, January 15, 2010

Ternyata Golongan Darah Menentukan Masa Depan Seseorang

Secara umum darah manusia terbagi dalam golongan A, B, O, AB, dari empat golongan tersebut ternyata mempunyai keunikan masing-masing yang mempengaruhi karakter seseorang.

Di Jepang, ramalan tentang seseorang lebih ditentukan oleh golongan darah daripada zodiak atau shio. Kenapa?

Katanya, golongan darah itu ditentukan oleh protein-protein tertentu yang membangun semua sel di tubuh kita dan oleh karenanya juga menentukan psikologi kita.

Benar apa tidak? berikut penjelasan tentang golongan darah tersebut berdasarkan penelitian yang dilakukan di Jepang

SIFAT SECARA UMUM

A terorganisir, konsisten, jiwa kerja-sama tinggi, tapi selalu cemas (karena perfeksionis) yang kadang bikin orang mudah sebel, kecenderungan politik: "destra"
B nyantai, easy going, bebas, dan paling menikmati hidup, kecenderungan politik: "sinistra"
O berjiwa besar, supel, gak mau ngalah, alergi pada yang detil, kecenderungan politik: "centro"
AB unik, nyleneh, banyak akal, berkepribadian ganda, kecenderungan politik


BERDASARKAN URUTAN

Yang paling gampang ngaret soal waktu
1 B (karena nyantai terus)
2 O (karena flamboyan)
3 AB (karena gampang ganti program)
4 A (karena gagal dalam disiplin)


Yang paling susah mentolerir kesalahan org :
1 A (karena perfeksionis dan narsismenya terlalu besar)
2 B (karena easy going tapi juga easy judging)
3 AB (karena asal beda)
4 O (easy judging tapi juga easy pardoning)


Yang paling bisa dipercaya :
1 A (karena konsisten dan taat hukum)
2 O (demi menjaga balance)
3 B (demi menjaga kenikmatan hidup)
4 AB (mudah ganti frame of reference)


Yang paling disukai untuk jadi teman :
1 O (orangnya sportif)
2 A (selalu on time dan persis)
3 AB (kreatif)
4 B (tergantung mood)


Kebalikannya, teman yang paling disebelin/tidak disukai:
1 B (egois, easy come easy go, maunya sendiri)
2 AB (double standard)
3 A (terlalu taat dan scrupulous)
4 O (sulit mengalah)


MENYANGKUT OTAK DAN KEMAMPUAN

Yang paling mudah kesasar/tersesat
1 B
2 A
3 O
4 AB


Yang paling banyak meraih medali di olimpiade olah raga:
1 O (jago olah raga)
2 A (persis dan matematis)
3 B (tak terpengaruh pressure dari sekitar. Hampir seluruh atlet judo, renang dan gulat jepang bergoldar B)
4 AB (alergi pada setiap jenis olah raga)


Yang paling banyak jadi direktur dan pemimpin
1 O (karena berjiwa leadership dan problem-solver)
2 A (karena berpribadi "minute" dan teliti)
3 B (karena sensitif dan mudah ambil keputusan)
4 AB (karena kreatif dan suka ambil resiko)

Yang jadi PM jepang rata2 bergolongan darah
1 O (berjiwa pemimpin)

Mahasiswa Tokyo Universita pada umumnya bergol darah : B

Yang paling gampang nabung :
1 A (suka menghitung bunga bank)
2 O (suka melihat prospek)
3 AB (menabung karena punya proyek)
4 B (baru menabung kalau punya uang banyak)


Yang paling kuat ingatannya
1 O
2 AB
3 A
4 B

Yang paling cocok jadi MC :
1 A (kaya planner berjalan)

MENYANGKUT KESEHATAN

Yang paling panjang umur :
1 O (gak gampang stress, antibodynya paling joss!)
2 A (hidup teratur)
3 B (mudah cari kompensasi stress)
4 AB (amburadul)

Yang paling gampang gendut
1 O (nafsu makan besar, makannya cepet lagi)
2 B (makannya lama, nambah terus, dan lagi suka makanan enak)
3 A (hanya makan apa yang ada di piring, terpengaruh program diet)
4 AB (Makan tergantung mood, mudah kena anoressia)


Paling gampang digigit nyamuk :
O (darahnya manis)

Yang paling gampang flu/demam/batuk/ pilek
1 A (lemah terhadap virus dan pernyakit menular)
2 AB (lemah thd hyangiene)
3 O (makan apa saja enak atau nggak enak)
4 B (makan, tidur nggak teratur)

Apa yang dibuat pada acara makan2 di sebuah pesta :
O (banyak ngambil protein hewani, pokoknya daging2an)

A (ngambil yang berimbang. 4 sehat 5 sempurna)

B (suka ambil makanan yang banyak kandungan airnya spt soup, soto, bakso dsb)
AB (hobby mencicipi semua masakan, "aji mumpung")

Yang paling cepat botak :
1 O
2 B
3 A
4 AB


Yang tidurnya paling nyenyak dan susah dibangunin :
1 B (tetap mendengkur meski ada Tsunami)
2 AB (jika lagi mood, sleeping is everything)
3 A (tidur harus 8 jam sehari, sesuai hukum)
4 O (baru tidur kalau benar2 capek dan membutuhkan)

Yang paling cepet tertidur
1 B (paling mudah ngantuk, bahkan sambil berdiripun bisa tertidur)
2 O (Kalau lagi capek dan gak ada kerjaan mudah ken ngantuk)
3 AB (tergantung kehendak)
4 A (tergantung aturan dan orario)


Penyakit yang mudah menyerang :
A (stress, majenun/linglung)
B (lemah terhadap virus influenza, paru-paru)
O (gangguan pencernaan dan mudah kena sakit perut)
AB (kanker dan serangan jantung, mudah kaget)


Apa yang perlu dianjurkan agar tetap sehat :
A (karena terlalu perfeksionis maka nyantailah sekali-kali, gak usah terlalu tegang dan serius)
B (karena terlalu susah berkonsentrasi, sekali-kali perlu serius sedikit, meditasi, main catur)
O (karena daya konsentrasi tinggi, maka perlu juga mengobrol santai, jalan-jalan)
AB (karena gampang capek, maka perlu cari kegiatan yang menyenangkan dan bikin lega).

Yang paling sering kecelakaan lalu lintas (berdasarkan data kepolisian)

1 A
2 B
3 O
4 AB

Monday, January 04, 2010

Tipe daya tahan menghadapi tekanan

Ada macam-macam tipe orang ketika menghadapi tekanan.

Ada tipe kepompong, baru sekali ditekan langsung kempes. Bahkan cukup ditekan dengan jari, sudah kempes.
Biasanya anak manja, anak orang modern yang selalu menghindari masalah sangat rentan menjadi tipe ini.

Ada tipe kapas atau kapuk, tipe ini fleksibel terhadap tekanan.
Ketika ditekan mereka kempes setelah beberapa lama kembali lagi ke bentuk awal.
Orang seperti ini bisa tertekan tapi mampu kembali ke asal.

Ada tipe kaleng, kalau ditekan berbekas. Walaupun tidak rusak atau kehilangan apa-apa. Tipe kaleng bisa kembali ke bentuk asal jika ditekan lagi dari arah berlawanan. Ditempa lagi.
Ini tipe orang yang tertekan, dan tidak bisa memperbaiki diri kecuali disokong orang lain.

Yang cukup bahaya tipe balon. Ditekan fleksible, tapi kalau tekanannya terlalu keras akan hancur dan tidak bisa kembali ke asal.
Ini tipe anak yang mengurung diri ketika tertekan, menahan dendam tapi kalau lepas kontrol bisa frustasi.

Ada tipe besi.
Jika ditekan mereka kuat tidak berbekas, tapi kalau penekannya semakin kuat dan berbahan keras juga lama kelamaan akan tertekan juga.
Hebatnya mental besi ini sekalipun dibakar di ubah ia tetap menjadi besi dan kembali ke asal.

Ada juga tipe diamond.
Makin di pukul dan di tempa makin berkilau. Tapi kalau di tumbuk ya hancur juga.

Ada juga tipe bola pimpong, semakin keras dilempar semakin kuat meresponnya. Sekalipun jatuh meluncur ke bawah tapi ia bangkit melambung ke atas.

Bagaimana dengan Anda?

Kalau saya pilih tipe air.
Air selalu bergerak menuju tujuan (daerah yang lebih rendah)
Kalau ditekan ia fleksible, tidak hancur tapi menyebar. Benda yang menekan justru diselubungi air.
Kalau di tepak, air muncrat menyebar justru memperkuat pengaruhnya.
Bahkan dibakar sekalipun air menguap tetap menjadi air dan akan turun lagi sebagai air dan konsisten dengan sifatnya.

Mungkin itu kenapa 80% lebih tubuh manusia terdiri dari air.

Thursday, October 29, 2009

Pelaksanaan Retribusi Parkir di DKI Jakarta

Jakarta Sebagai Ibukota Negara Republik Indonesia dimana merupakan pusat pemerintahan, perdagangan, dan bisnis. Mempunyai potensi yang sangat besar dalam meningkatkan pendapatan asli daerahnya terutama dari retribusi parkir, tetapi pesatnya laju pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor di jakarta yang tidak di iringi dengan laju pertambahan lahan parkir yang semakin sempit.

Berdasarkan data yang diperoleh yang menyebutkan bahwa lahan parkir di kota Jakarta semakin berkurang karena adanya penyempitan lahan parkir akibat pembangunan di sektor yang lain sehingga menyebabkan penurunan pendapatan dari retribusi parkir, dan mengakibatkan target pendapatan retribusi parkir pada tahun 2008 tidak memenuhi target dimana pada tahun 2008 pemerintah mematok target pendapatan dari retribusi parkir sebesar Rp. 25 Miliar sedangkan realisasi pendapatan retribusi parkir pada akhir tahun 2008 hanya sebesar Rp. 19 Miliar. Tidak tercapainya target tersebut mengakibatkan pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengurangi target pendapatan dari retribusi parkir pada tahun 2009. Dari Rp. 25 Miliar menjadi Rp. 20 Miliar.

Dari beberapa sumber lain yang saya temukan ternyata penurunan retribusi parkir tersebut bukan hanya disebabkan oleh berkurangnya lahan parkir di Ibukota melainkan adanya kebocoran dalam pengelolaan parkir, sering kali jumlah yang diterima dan disetorkan tidak jelas dan adanya parkir liar yang tidak resmi yang biasanya berada diluar peta parkir provinsi DKI Jakarta, parkir liar itu terjadi kembali akibat minimnya lahan parkir di Ibukota sehingga pemilik kendaraan bermotor banyak yang memarkirkan kendaraannya diluar gedung atau di pinggir jalan raya sehingga menimbulkan kemacetan.

Dari berbagai masalah yang muncul tersebut saya mencoba menganalisis masalah yang terjadi. Adanya kebocoran parkir menurut saya lebih diakibatkan masih belum baiknya sistem pengelolaan parkir di DKI Jakarta, seharusnya dilakukan pemantauan penerimaan dengan mekanisme dan sistem pengumpul retribusi yang transparan, lalu dinas yang terkait melakukan pengawasan intensif terhadap juru parkir dalam penerimaan dan penyetoran hasil parkir.
Mengenai masalah parkir liar, pemerintah provinsi DKI Jakarta seharusnya bertindak tegas kepada operator parkir liar, akan tetapi pemerintah juga harus terlebih dahulu menyelesaikan masalah lahan parkir yang semakin sempit dengan menyediakan lahan/gedung parkir yang memadai untuk menampung jumlah kendaraan yang semakin meningkat pesat, dan apabila masalah tersebut terselesaikan pemerintah bisa memberikan semacam reward kepada pengguna parkir resmi, misalnya karcis parkir gratis kepada pengguna parkir yang sudah beberapa kali parkir di tempat yang sama.

Selain itu pemerintah dapat melibatkan peran swasta dalam mengelola parkir, bentuknya bisa seperti pemerintah menyediakan gedung atau lahan parkir sedangkan pengelolaannya diserahkan ke pihak swasta, dimana dalam pengelolaannya tersebut adanya pembagian hasil keuntungan secara adil antara pemerintah provinsi DKI Jakarta dengan pengelola parkir tersebut.

Kenaikan tarif parkir juga bisa menjadi solusi bagi pemerintah provinsi DKI Jakarta yang ingin agar pendapatan asli daerah dari retribusi parkir dapat meningkat, walau dapat menimbulkan pro dan kontra di masyarakat, menurut saya hal ini adalah hal yang wajar, pertama kenaikan tarif parkir ini dapat memacu warga jakarta agar lebih menggunakan angkutan umum massal, dengan catatan pemerintah DKI Jakarta telah menyediakan angkutan umum massal yang terjangkau, aman, dan cepat. Karena apabila dengan tarif parkir yang tinggi, warga Jakarta akan berhitung ulang untuk membawa kendaraan pribadi jika akan berpergian di seputar Jakarta yang akan berdampat positif kedepannya terhadap kepadatan lalu lintas di kota Jakarta yang semakin hari semakin mengkhawatirkan.

Walaupun dengan tarif parkir yang tinggi dan jumlah kendaraan yang diparkir akan berkurang, pemerintah DKI Jakarta bisa mendapatkan sumber pendapatan lainnya seperti Angkutan umum massal, karena semakin banyaknya warga masyarakat yang menggunakan angkutan umum massal.

Friday, May 29, 2009

MEWIRAUSAHAKAN BIROKRASI

Mewirausahakan Birokrasi, pertama kali membaca kata-kata tersebut yang terngiang dipikirkan saya adalah mengenai bagaimana birokrasi melakukan wirausaha untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya, ternyata anggapan saya tersebut salah setelah membaca berbagai literatur mengenai Mewirausahakan birokrasi. Pada dasarnya saya sangat setuju mengenai konsep mewirausahakan birokrasi, dimana mewirausahakan disini berarti mengubah sikap mental dan sistem dari birokrasi yang kolot, kaku, birokrasi yang berpolitik,kultur kerja yang bersifat irasional serta struktur yang hierarkis.

Di era otonomi daerah ini menurut saya konsep Mewirausahakan birokrasi sangatlah baik di terapkan di Indonesia, karena dengan adanya otonomi daerah akan membuat setiap daerah berupaya untuk membuat bagaimana birokrasi dapat berjalan secara akuntabilitas, responsif, inovatif dan profesional serta berjiwa entreprenuer. Entreprenuer disini berarti pemerintah daerah mempunyai semangat kewirausahaan dimana birokrasi berusaha lebih inovatif dalam memberikan pelayanan publik agar dapat menjawab perkembangan masyarakat yang semakin cepat di era globalisasi.

Mewirausahakan Birokrasi sangatlah tepat diterapkan pada pendekatan New Public Manajemen(NPM) dimana orientasi birokrasi yang lebih demokratis dan fleksibel tergantung pada perkembangan masyarakat, adanya tingkat rasio yang tinggi, dan masyarakat mempunyai posisi tawar yang tinggi dalam menerima pelayanan publik. Penerapan di Negara lain sudah menunjukan bagaimana Mewirausahakan birokrasi dapat meningkatkan taraf hidup masyakatnya.

Dalam penerapan kedepannya, menurut saya diperlukan adanya status hukum yang kuat dan tegas dalam pelaksanaan New Public Manajemen(NPM) termasuk Mewirausahakan Birokrasi. Karena di era transisi seperti ini diperlukan komitmen yang kuat dari birokrat untuk menerapkannya karena masih banyaknya resistensi terhadap perubahan yang ada pada diri birokrat. Dan diperlukannya pemahaman yang mendalam dari para birokrat mengenai Mewirausahakan Birokrasi ini, karena apabila pemahaman mengenai hal ini kurang maka dalam pelaksanaannya pun akan kurang maksimal. Dan diharapkan dengan Mewirausahakan birokrasi di Indonesia, Pelayanan Publik terhadap masyarakat dapat lebih baik lagi.